Artikel “Membidik peluang dan momentum” menggambarkan bahwa kehidupan dan pendidikan memiliki kesamaan dengan MotoGP. Tidak semua orang akan berdiri di podium, tetapi setiap individu memiliki lintasan, kecepatan, dan waktunya sendiri untuk bersinar. Setiap kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju kematangan dan keberhasilan.
Kemenangan sejati tidak selalu diukur dari hasil akhir, tetapi dari ketekunan, keberanian, dan kemampuan untuk terus belajar dari setiap pengalaman. Dalam pendidikan, yang terpenting bukan sekadar menjadi juara, melainkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, sabar, dan siap memanfaatkan momentum ketika kesempatan datang.
Klik di sini untuk selengkapnya
Views: 129





