Sebuah refleksi singkat mengenai Hujan, Banjir, dan Ketamakan Manusia — Dalam deras hujan yang turun tanpa jeda, dalam angin yang merengek masuk ke celah – celah jendela, dan dalam dentuman air yang memecah kesunyian malam. Hujan yang semestinya adalah anugrah kini berubah menjadi sebab tunggal bencana. Ketika hujan turun, hutan mestinya menjadi pelindung. Namun sekarang atas dasar ketamakan manusia yang membuat hutan kehilangan akar – akar yang kuat untuk menahan tanah. Dengan kata lain bencana ini tidak di pisahkan dari aktivitas manusia. Manusia berpikir bahwa mereka berkuasa atas alam, padahal sejatinya manusia hanyalah penumpang singkat di bumi ini.
Views: 184




