Karya Muhammad Alfie Nurhadi, Siswa kelas XII SMAN 1 Banjaran
Artikel ini merefleksikan tentang pentingnya kesehatan mental anak di tengah derasnya arus digital. Berawal dari peristiwa menyedihkan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur, Muhammad Alfie Nurhadi mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap kondisi emosional anak-anak yang sering kali terabaikan.
Melalui pembahasan mengenai dopamin dan pengaruh teknologi, artikel ini menjelaskan bagaimana rangsangan instan dari media sosial, gim daring, dan notifikasi digital dapat memengaruhi perkembangan emosi serta daya tahan mental anak. Tidak hanya faktor teknologi, lingkungan keluarga, dan sekolah juga ditegaskan sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan psikologis generasi muda. Artikel ini mengingatkan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Anak-anak membutuhkan ruang aman untuk bercerita, didengar, dan dipahami. Artikel ini menjadi ajakan bersama bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih empatik demi masa depan generasi muda yang lebih kuat dan sehat secara mental.




