Sebuah Opini singkat mengenai Finsta Sebagai Diary Digital Mahasiswa yang di kemukakan oleh Raisya Nazifa Salwa lulusan 2024 sekarang ia berkuliah di Jurusan Antropologi Universitas Airlangga (UNAIR) — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi hingga kehidupan mulai masuk ke dunia Maya. Saat ini Instagram adalah aplikasi yang cukup populer di seluruh kalangan terutama di kalangan mahasiswa. Finsta atau Fake Instagram adalah sebutan lain dari akun sekunder yakni Akun kedua. Finsta juga tempat paling “jujur” di era digital ini disana mereka bebas berekspresi tanpa harus memikirkan citra di akun pertama (real akun) yang biasa memosting dengan caption yang berlebihan untuk menjaga image. Mahasiswa menggunakan Finsta sebagai diary digital dimana disana mereka bisa berkeluh kesah, mengunggah, dan merefleksikan diri. Pengguna Finsta bukan untuk seseorang yang aktif di dunia Maya ataupun seseorang yang sibuk membangun personal branding. Tapi ada juga yang introvert, pemalu dan tak terlalu aktif di kampus, menjadikan Finsta sebagai ruang pribadi yang lebih aman dan nyaman.





