BELAJAR PADA RUMPUTAN YANG SELALU TUMBUH merupakan refleksi filosofis dan spiritual yang ditulis oleh Bapak Ismail Kusmayadi dengan menjadikan rumput sebagai simbol kehidupan. Melalui pembacaan puisi “Sembahyang Rumputan” karya Djawawi Imron dan dialog dengan berbagai pemikiran filsafat, artikel ini mengajak pembaca merenungkan makna kerendahan hati, ketabahan, dan keberanian untuk terus tumbuh di tengah keterbatasan. Rumput, dalam kesederhanaannya, dihadirkan sebagai cermin eksistensi manusia yang tidak menuntut pengakuan, namun setia pada perannya dalam siklus kehidupan.
Views: 125






